Tiga Investasi di Riau Baru Capai 16,52 T hingga Akhir Triwulan 2018

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Hingga akhir triwulan III, realisasi investasi total Provinsi Riau sebesar Rp16,52 triliun atau turun 9,52 persen dibanding periode yang sama tahun 2017, yakni sebesar 18,26 triliun.

Menurut Kepala Dinas Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Evarefita, realisasi investasi itu diperoleh dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Adapun target yang diberikan Badan Koordinasi Penanaman Modal BKPM RI kepada DPMPTSP Provinsi Riau untuk 2018 sebesar 23,64 triliun, yang artinya, realisasi investasi Provinsi Riau baru tercapai 69,9 persen.

"Memang bila dibanding periode yang sama tahun 2017, realisasi invetasi Riau mengalami penurunan. Ini tentu ada penyebabnya, di mana ada fluktuasi nilai tukar USD yang dipicu oleh kenaikan suku bunga AS dan penguatan USD di pasar global. Kemudian terjadinya negatif neraca perdagangan Periode Januari sampai September 2018, perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok dan negara lain, menyebabkan investor bersifat wait and see, dan menunda realisasi investasi yang sudah direncanakan," katanya.

Diterangkannya, realisasi investasi Januari sampai dengan September 2018 sebesar Rp16,52 triliun itu menempatkan Provinsi Riau di peringkat 10 secara nasional. PMDN Provinsi Riau, secara jenis, berada pada peringkat ke 15 dengan nilai investasi sebesar Rp4,07 triliun dan PMA peringkat ke 6 dengan nilai sebesar Rp12,45 triliun.

Adapun untuk wilayah Sumatera, Realisasi Investasi Provinsi Riau selama sembilan bulan itu berada pada peringkat ke 3, sedangkan untuk realisasi investasi PMDN berada pada peringkat 5 dan peringkat ke-2 untuk PMA. Jika dilihat secara detail, realisasi investasi sebesar Rp16,52 triliun berdasarkan lokasi proyek, 5 besar adalah Indragiri Hilir sebesar Rp4,96 triliun atau 30 persen dari nilai total.

Kemudian, Bengkalis Rp1,75 triliun atau 11 persen Pelalawan Rp1,74 triliun atau 11 persen, Rokan Hulu Rp1,72 triliun atau 10 persen, dan Dumai Rp1,57 triliun atau 9 persen. Berdasarkan sektor usaha, realisasi total investasi Riau hingga triwulan tiga ini diperoleh oleh beberapa sektor.

Diketahui, lima besarnya adalah Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan Rp6,8 triliun atau 40,95 persen dari nilai total, Industri Makanan Rp3,9 triliun atau 23,75 persen, Industri Kimia dan Farmasi Rp2,1 triliun atau 12,70 persen, Listrik, Gas dan Air Rp1,5 triliun atau 9,31 persen; dan Konstruksi Rp551,9 miliar atau 3,34 persen dari nilai total.

Selanjutnya, realisasi investasi PMA berdasarkan asal negara, lima besarnya, yakni Singapura US$600,5 juta atau 64,62 persen, Amerika Serikat US$112,4 juta atau 12,10 persen, Malaysia US$89,6 juta atau 9,64 persen, Mauritius US$74,7 juta atau 8,04 persen, dan British Virgin Island sebesar US$20,7 juta atau 2,23 persen dari nilai total yang diperoleh.

"Turunnya realisasi investasi Triwulan III tahun 2018 tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah. Pemerintah akan mengkaji dan mengevaluasi lagi kebijakan-kebijakan yang dianggap mengganggu stabilitas investasi. Pemerintah juga akan mengantisipasi faktor-faktor eksternal yang mungkin akan berdampak pada realisasi investasi di Indonesia ke depannya seperti krisis ekonomi yang terjadi di negara berkembang, seperti Turki dan Argentina," paparnya.

"Antisipasi ini perlu dilakukan untuk mencegah para investor menarik kembali modal yang telah diinvestasikan melalui pasar modal ataupun pasar uang," imbuhnya.

Dia menambahkan, secara internal turunnya realisasi investasi di Provinsi Riau disebabkan oleh masa transisi penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) yang baru dilaksanakan pada Juli 2018 sehingga belum maksimal dalam pelaksanaannya, di antaranya untuk izin yang diterbitkan melalui sistem OSS bagi perusahaan tidak ada komitmen untuk meyampaikan LKPM.

"Perusahaan yang memiliki IP/IU yang diterbitkan melalui SPIPISE tahun 2010 ke bawah tetapi belum memiliki NIB, menyampaikan LKPM dengan menggunakan sistem yang baru tidak bisa diterima," tandasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-tiga-investasi-di-riau-baru-capai-1652-t-hingga-akhir-triwulan-2018.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)