Ratusan Siswa Tiga Sekolah Antusias Ikuti Edukasi Anti Hoax

Logo
poto bersama

RIAUHITS.COM (PEKANBARU) - Bertempat di Aula Serba Guna Yayasan Al Huda Pekanbaru, ratusan siswa dari tiga sekolah, yakni SMA Al Huda, SMAK Nasional Al Huda dan MTsN Al Huda, antusias mengikuti dan menyimak Gerakan Anti Hoax Goes to School yang diselengarakan konstituen Dewan Pers yang ada di Riau, yakni Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, Kamis (13/12/2018) pagi.

"Ini baru pertama kali kami mendapatkan informasi tentang hoax secara luas dan dampaknya. Kami baru sedikit tahu tentang hoax itu dari internet," ungkap Haristo, salah seorang siswa kelas XI SMA Al Huda yang berhasil jadi champion kuiz anti hoax.

Mewakili Yayasan Al Huda Pekanbaru, Kepala Sekolah Drs Erdison MSi menyampaikan terimakasih kepada SPS Riau, PWI Riau, IJTI Riau dan AJI Pekanbaru yang sudah hadir memberikan sosialisasi dan edukasi anti hoax kepada ratusan siswa-siswi tiga sekolah di bawah Yayasan Al Huda.

"Mudah-mudahan, setelah acara ini, siswa-siswi kami semakin paham apa itu hoax, apa dampaknya bagi mereka dan dampak bagi lingkungan masyarakat. Paling penting, siswa-siswi jangan mudah percaya informasi, apalagi hoax, dan jangan menyebar kebencian melalui media sosial," kata Erdison mengingatkan.

Erdison mengakui memang saat ini begitu mudah hoax dan ujaran kebencian menyebar di semua kalangan, termasuk kalangan milenial siswa-siswi. Karena itu perlu kecerdasan dalam menyikapinya. "Melalui Gerakan Anti Hoax Goes to School diharapkan nanti semua semakin cerdas, sehingga tidak menjadi korban hoax, apalagi menjadi pelaku hoax," kata Erdison.

Di tempat yang sama, Ketua SPS Riau H Zulmansyah Sekedang, yang sehari-hari juga Ketua PWI Riau menyebutkan, Gerakan Anti Hoax Goes to School merupakan inisiasi konstituen dewan pers di daerah dan dikerjakan bersama-sama antara SPS, PWI, IJTI dan AJI Pekanbaru.

Tujuan dari hajatan Gerakan Anti Hoax ada empat hal. Pertama menambah wawasan dan pengetahuan siswa-siswi generasi milenial terhadap hoax serta dampaknya secara sosial dan hukum. Kedua, memberikan cara jitu kepada siswa untuk mengenali hoax. Ketiga, mengenali dan mencegah serta melawan hoax yang terjadi di kalangan siswa-siswi generasi milenial dan tujuan keempat meningkatkan kesadaran dan rasa tanggungjawab  sosial generasi milenial untuk ikut mencegah dan melawan hoax.

"Setelah mengikuti sosialisasi dan edukasi anti hoax ini, kami harapkan adik-adik generasi milenial, khususnya siswa-siswi tiga sekolah di Yayasan Al Huda Pekanbaru ini semakin memahami hoax, tidak jadi korban hoax dan paling penting tidak menjadi pelaku hoax," ungkap Zulmansyah.

Selain Zulmansyah, tampil sebagai narasumber Ketua AJI Pekanbaru Firman Agus dengan materi "Saring Sebelum Sharing" dan Ketua IJTI Riau Perasmadino dengan  materi "Literasi Digital: Peran Penting Generasi Milenial Melawan Hoax". Sementara para siswa berprestasi yang sukses menjadi champion kuiz anti hoax dan membawa pulang hadiah adalah Haristo, Riski, Halim Kusuma, Silvi Anggraini dan Luthfi. Mereka antara lain mendapatkan hadiah berupa handphone, buku "Tunjuk Ajar Melayu" dan tiket menonton di XXI.(fia)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-ratusan-siswa-tiga-sekolah-antusias-ikuti-edukasi-anti-hoax.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)