Ratusan Siswa SMAN 7 Ramaikan Gerakan Anti Hoax Goes to School

Logo
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau Perasmadino dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru Firman Agus.

RIAUHITS.COM (PEKANBARU) - Ratusan siswa-siswi SMAN 7 Pekanbaru bersama majelis guru, juga sebagian orang tua siswa-siswi menghadiri dan meramaikan Gerakan Anti Hoax Goes to School yang diselenggarakan konstituen Dewan Pers di "Sekolah Sahabat Keluarga" SMAN 7 Pekanbaru, Selasa (4/12/2018).

Konstituen Dewan Pers yang hadir menjadi narasumber dalam acara Gerakan Anti Hoax Goes to School itu adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau Perasmadino dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru Firman Agus.

Kepala SMAN 7 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd berterimakasih kepada konstituen Dewan Pers di Riau, yakni SPS Riau, PWI Riau, IJTI Riau dan AJI Pekanbaru yang memilih SMAN 7 Pekanbaru sebagai salah satu sekolah sosialisasi dan edukasi antihoax.

"Sekolah kami ini total memiliki 821 siswa dan sebanyak 251 siswa duduk di kelas XII. Tapi yang hadir hari ini melebihi 400 siswa," ungkap Nurhafni.

Dalam kesempatan itu Nurhafni mengingatkan siswa-siswinya untuk pentingnya menguasai informasi. Karena di masa sekarang ini dan akan datang, siapa pun yang menguasai informasi, maka dialah yang akan menguasai dunia. Tapi tentu informasi yang dikuasai itu adalah informasi yang baik dan benar. Bukan informasi palsu atau hoax.

"Sebagai calon pemimpin masa depan, anak-anakku wajib menguasai informasi. Tapi jangan informasi hoax. Kalau informasi hoax yang didapat dan dikuasai, itu hanya akan menimbulkan kerusakan dan kehancuran," kata Nurhafni mengingatkan.

Sementara itu Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang menyebutkan Gerakan Anti Hoax Goes to School ini direncanakan akan dilangsungkan di 10 SMA/SMK di Kota Pekanbaru. "Salah satu tujuannya untuk sosialisasi dan edukasi terhadap generasi milenial tentang hoax, bahaya hoax dan ancaman hukum pidana bagi penyebar hoax. Saat ini baru dua sekolah yang sudah dilakukan sosialisasi yakni SMAN 13 dan SMAN 7," ungkap Zulmansyah.

Zulmansyah yang juga Ketua SPS Riau juga memuji SMAN 7 yang sekolahnya bersih, rapi, hijau dan memiliki banyak prestasi, baik di tingkat Provinsi Riau maupun di pentas nasional. "Selamat atas berbagai prestasi yang diraih SMAN 7 Pekanbaru di 2018. Akhir Oktober 2018 lalu saya dengar SMAN 7 Pekanbaru juga mendapat apresiasi dan penghargaan sebagai Sekolah Sahabat Keluarga dari Kementerian Pendidikan RI," kata Zulmansyah.

Khusus acara Gerakan Anti Hoax Goes to School di SMAN 7 Pekanbaru, ditampilkan tiga narasumber dari konstituen Dewan Pers, yakni Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang dengan materi "Hoax: Ketika Fiksi Dijadikan Fakta", Ketua AJI Pekanbaru Firman Agus dengan materi "Saring Sebelum Sharing" dan Ketua IJTI Riau Perasmadino dengan  materi "Literasi Digital: Peran Penting Generasi Milenial Melawan Hoax".

Acara semakin seru dan heboh karena ada Kuiz Anti Hoax yang dipandu Eko Faizin dari AJI Pekanbaru. Dalam dua kali kuiz, didapatkan enam siswa berprestasi yakni Tia Amelia, Jonathan, Rahma Ramadani, Rahmat Hisyam, Maulana dan M Adi. Semua pemenang Kuiz Anti Hoax mendapatkan tiket menonton XXI. Khusus pemenang utama mendapatkan hadiah handphone dan buku "Tunjuk Ajar Melayu" karya H Tennas Effendi.(fia)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-ratusan-siswa-sman-7-ramaikan-gerakan-anti-hoax-goes-to-school.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)