Tim Transisi Singgung soal Sekolah Gratis, Kadisdik Riau: untuk Siswa Kurang Mampu

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Gubernur Riau terpilih, Syamsuar sempat mengatakan soal sekolah gratis. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudiyanto, maksudnya adalah menggratiskan orang miskin bersekolah dan bukan berarti semua siswa digratiskan. 

Pasalnya, imbuhnya, menggratiskan pendidikan belum bisa karena satu orang siswa butuh anggaran Rp4 juta, sedangkan yang bisa dibantu pemerintah melalui dana BOS nasional dan Bos Daerah hanya Rp1,5 juta per siswa. 

"Tidak ada sekolah gratis karena tidak mungkin, tapi kalau menggratiskan siswa kurang mampu itu benar, bukan semuanya," katanya.

Karena itu, ada komite membantu melalui orangtua yang mampu sehingga terjadi subsidi silang, yakni orangtua mampu bisa membantu sekolah sehingga tidak masalah jika keluarga mampu membantu sekolah. 

"Kan tidak dilarang orangtua mampu membantu sekolah, jadi tidak dilarang adanya pungutan uang komite di sekolah, silakan dibantu," terangnya.

Akan tetapi, pada APBD Riau 2019, lanjutnya, bagaimana agar dilakukan Pemerataan pendidikan bagi semua sekolah dan daerah serta siswa miskin yang ada di Riau. 

"Jadi, secara proporsional dilakukan pemerataan, baik itu gedung bangunan sekolah maupun bantuan pendidikan kurang mampu," sebutnya.

Dia pun menyatakan bahwa pendataan sekolah dilakukan dengan baik agar pemerataan pendidikan bisa dilakukan maksimal. 

"Jadi, misalnya, ada di daerah dengan pedalaman yang butuh lokal baru maka harus dilakukan pendataan dengan bagus sehingga bisa merata," paparnya.

Dijelaskannya, kegiatan yang diusulkan tim transisi pada APBD Riau 2019 sebenarnya hampir sama dengan kegiatan yang sudah dijalankan sebelumnya, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. 

"Sebenarnya hampir sama saja yang sudah dilakukan sebelumnya, kami melakukan pemerataan pendidikan sesuai proporsional," tuturnya.

Tim Transisi Yan Pranajaya sebelumnya menyebut bahwa program pendidikan dilakukan sesuai dengan berbasis pemberdayaan masyarakat dan tentunya bagi masyarakat tidak mampu. 

"Kalau di Siak semua pendidikan gratis dan untuk di Pemprov nantinya fokus pada masyarakat miskin dan masyarakat tidak mampu," jelasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-tim-transisi-singgung-soal-sekolah-gratis-kadisdik-riau-untuk-siswa-kurang-mampu.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)