Pengedar Narkotika Senilai Rp25 M Gunakan Cara Tradisional Ini untuk Kelabui Masyarakat

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Peredaran narkoba dalam jumlah besar kembali diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau. Kali ini, modus baru digunakan oleh pengedar, yakni menggunakan keranjang hasil kebun yang dibawa dengan sepeda motor.

"Ini merupakan cara tradisional. Jadi, ketika dilihat tidak akan dikira ada narkoba karena dikemas dengan cara-cara tradisional," ucap Kepala BNNP Riau, Brigjen Untung Subagyo, Kamis (4/4/2019).

Adapun informasi mengenai peredaran narkotika itu, terangnya, bermula dari informasi masyarakat. Barang itu dibawa dari Dumai dan hendak dibawa ke Pekanbaru via Duri.

"Kami amankan Sabtu kemarin di Pekanbaru dengan jumlah 13 ribu butir ekstasi dan 24 kg sabu," jelasnya.

Ia menyebut, modus operandi itu sangat kondisional karena pengedar menggunakan sejumlah cara untuk dapat mengelabui masyarakat dan juga petugas. Apabila biasanya menggunakan mobil mewah, pengedar kini justru menggunakan cara yang tradisional.

Tersangka diketahui berjumlah tiga orang, yakni Rs dan A sebagai pengedar dan Ar sebagai kurir.

"Saat ini, kami sedang memburu S yang menjadi otak di balik peredaran narkotika dalam jumlah besar. Mereka ini para pemain lama yang sudah lama dicari," paparnya.

Sementara itu, barang-barang itu sendiri rencananya bakal dijual tidak hanya di Pekanbaru, melainkan juga di sekitar Pekanbaru serta Jakarta. Seluruh barang bukti narkotika yang diamankan itu bernilai lebih dari Rp25 miliar.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-pengedar-narkotika-senilai-rp25-m-gunakan-cara-tradisional-ini-untuk-kelabui-masyarakat.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)