Lima Kepala Bapenda Rapat Bersama KPK di Bank Riau Kepri, Bahas Peningkatan PAD

Logo
Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Rapat koordinasi bersama lima Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau dan Kepri, Senin (22/10/2018), di Ruang Rapat Direksi Lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri digelar oleh Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M Nasution.

Tujuan rapat itu adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi dan potensi pajak. Kelima Kepala Bapenda yang hadir ialah Kepala Bapenda Kota Pekanbaru H. Zulhelmi Arifin, S.STp, M.Si, Kepala Bapenda Kota Dumai H. Marjoko Santoso, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah serta Kepala BP2RD Kota Tanjung Pinang HJ. Riany , S.Sos. MM dan Kepala BP2RD Kabupaten Bintan Yuzet, S.Pd, MM.

Adapun setiap Kepala Bapenda menyampaikan komitmennya untuk peningkatan PAD masing-masing daerah melalui penerimaan pajak hotel dan restoran secara online melalui pemasangan tapping box yang nanti dananya langsung masuk secara real time ke masing-masing rekening kas daerah yang ada di Bank Riau Kepri.

Untuk Kota Pekanbaru sendiri menargetkan pemasangan tapping box sebanyak 1.000 unit. Akan tetapi, hingga akhir 2018 ini akan direalisasikan sebanyak 400 unit terlebih dahulu, sedangkan Kota Dumai sebanyak 200 unit tapping box. Di sisi lain, Kota Batam menargetkan sebanyak 1.500 unit tapping box, tetapi yang telah direalisasikan sebanyak 250 unit dari target akhir tahun sebanyak 500 unit.

Kota Tanjung Pinang hingga akhir 2018 ini menargetkan sebanyak 200 unit dari yang akan direalisasikan sebanyak 250 unit dan Kabupaten Bintan dari target akhir 2018 sebanyak 200 unit akan direalisasikan sebanyak 150 unit terlebih dahulu.

"Bank Riau Kepri sebagai bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri telah jadi contoh atau role model dalam hal peningkatan PAD bagi daerah seluruh Indonesia," ucap Adlinsyah.

Diketahui, pola peningkatan PAD yang dilakukan Bank Riau Kepri adalah penerimaan pajak hotel dan restoran secara online yang telah diterapkan di Kota Batam. Bank Riau Kepri nantinya juga akan segera melakukan kerja sama itu dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kota Tanjung Pinang, dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Pembayaran pajak yang terintegrasi secara online sebelumnya telah dilakukan Bank Riau Kepri bersama Pemerintah Kota Batam. Hal itu menarik perhatian KPK usai lembaga antirasuah itu melihat langsung implementasinya di kota Batam sehingga mereka tertarik untuk mendorong pemerintah daerah lain, khususnya di wilayah Riau dan Kepri, untuk melakukan hal yang sama seperti yang telah diterapkan oleh Bank Riau Kepri bersama Pemko Batam.

Adapun penerimaan pajak hotel dan restoran secara online ini dilaksanakan secara online, realtime, dan terekam serta termonitor dan merupakan bentuk program transparansi yang tersistem dengan menggunakan alat yang disebut dengan tapping box. Turut hadir dalam rapat itu, yakni Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi beserta tim dan dari Bank Riau Kepri Pincab Cabang Pekanbaru Yasral Yazid, Pincab Dumai Bobby Ferdian, Pincab Batam Burhan, Pincab Tanjung Pinang Dedi Santika, dan Pincapem Kijang Musnardi Putra.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-lima-kepala-bapenda-rapat-bersama-kpk-di-bank-riau-kepri-bahas-peningkatan-pad.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)