Ini Curhat Guru Honor dan Aspirasinya ke Pemprov melalui Dewan Pendidikan

  • Kamis, 08 Februari 2018 - 16:36:12 WIB
  • 1109 views
Logo
GURU HONOR: Puluhan guru honor SMK/SMU se-Pekanbaru yang tergabung dalam FORGUPAHSN berfoto bersama Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang, Anggota Dewan Pendidikan Riau H Fendri Jaswir yang juga Sekretaris DKP PWI Riau serta Ketua DPD FORGUPAHSN EKo Wibowo (duduk semuanya di tengah) usai acara di Gedung PWI Riau, Sabtu (2/12/2017)

PEKANBARU  -Para guru honor di Kota Pekanbaru memberikan apresiasi kepada  Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman yang akan membayarkan honor guru-guru minimal sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP). Guru honor juga mengharapkan  pemerintah daerah tidak menutup pintu untuk dapat menerima tunjangan lainnya seperti tunjangan kesehatan, tunjangan transport dan ekstrakurikuler.                                     

      Harapan itu disampaikan para guru honor Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru dan Pegawai Honor Sekolah Negeri (FORGUPAHSN) SMK/SMA se-Pekanbaru dalam pertemuan dengan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Ir H Fendri Jaswir MP yang juga Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Riau, di Gedung PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Sabtu (2/12/2017).

      Hadir dalam pertemuan itu Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang SSos, Ketua FORGUPAHSN Riau Eko Wibowo MPd, dan Ketua DPD FORGUPAHSN Kota Pekanbaru, Parjok Ibrahim SPd, Sekretaris Sri Astuti Rahayu SPd dan 40 orang guru dan pegawai honor Kota Pekanbaru.

      "Kami sangat senang honor kami akan dinaikkan sama dengan UMP. Sekarang honor kami Rp2.170.000,- Kalau UMP bisa Rp2.550.000 pak. Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur," ujar salah satu guru honor dari SMAN di  Pekanbaru menyampaikan aspirasi melalui Dewan Pendidikan.

Namun demikian, ia berharap jangan hanya honor tersebut yang bisa mereka terima. "Kalau ada honor lain seperti tunjangan transpor, tunjangan ekstrakurikuler dan lain-lain, kami dibolehkan lah menerimanya pak," pintanya.

      Menanggapi hal itu, Fendri Jaswir yakin janji Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman itu dapat diwujudkan. "Saya yakin dapat dilaksanakan mengingat komitmen beliau untuk pendidikan cukup besar. Apalagi APBD Riau memungkinkan untuk itu," ujarnya.

     Menurut Fendri, tidak ada aturan yang melarang guru-guru honor menerima masukan tambahan berupa tunjangan lainnya seperti transportasi dan ekstrakurikuler. "Boleh aja ibu-ibu dan bapak-bapak menerima tunjangan, sepanjang sekolah atau komite sekolah mampu membayarnya," tuturnya.

     Selain masalah honor, para guru honor ini juga minta agar BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini dibayarkan melalui CSR Bank Riaukepri jangan dihentikan. "BPJS ini sangat membantu kami. Jangan dihentikan lah pak soal BPJS ini," pintanya yang disambut.(dir)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-ini-curhat-guru-honor-dan-aspirasinya-ke-pemprov-melalui-dewan-pendidikan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)