Sekdaprov Riau Ungkap Alasan Pemprov Riau Enggan Naikkan Angka Pendapatan pada APBD 2019

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan tidak bisa lagi menaikkan angka pendapatan dalam pembahasan APBD Riau 2019 yang sedang dilakukan.

"Senin (17/9/2018) itu ada penajaman pembahasan soal retribusi dan penajaman pendapatan dari OPD semoga Senin itu bisa kami tuntaskan soal pendapatan," kata Sekda Ahmad Hijazi, Jumat (14/9/2018).

Pihak Dewan pun terus berharap agar Pemerintah menaikkan sektor pendapatan untuk menutupi defisit APBD akibat tunda salur. Meski begitu, imbuh Ijazi, pendapatan tidak bisa lagi dipaksa untuk naik. 

"Tidak akan dinaikkan kami berdasarkan kehati-hatian harus berdasarkan data dan fakta tidak bisa kami sembarangan menaikkan," jelasnya.

Lantaran sesuai petunjuk penyusunan, harus sesuai berdasarkan Permendagri nomor 38. 

" Di sana diatur kalau dana Perimbangan berbasis Perpres sedangkan PAD rata-rata berdasarkan angka lima tahun terakhir, cukup berpatokan kesana saja," papar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam itu.

Adapun sebagaimana pada 2017 lalu untuk Pembahasan APBD 2018, pengalamannya tahun lalu pihaknya sudah menetapkan berbasis Perpres hanya saja ada kebijakan lagi dipotong 30 persen Dana Bagi Hasil dan terjadi tunda salur. 

"Makanya tahun depan kami sesuaikan dengan yang terjadi tahun ini, meskipun aturannya berdasarkan Perpres harus disesuaikan dengan fakta dan realitas yang terjadi," ulasnya.

Selanjutnya, kata dia lagi, sistem ke depannya berapa pendapatan itulah yang akan dianggarkan dalam belanja, jadi semua berbasis pada pendapatan. Untuk tahun 2019 sendiri menurut Sekda diprediksi APBD hanya pada angka Rp8,4 triliun, yang menurun dari 2018 yang disepakati Rp10,09 triliun.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-sekdaprov-riau-ungkap-alasan-pemprov-riau-enggan-naikkan-angka-pendapatan-pada-apbd-2019.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)