(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Gubernur Riau terpilih Syamsuar mengaku sudah sejak lama merasakan persoalan defisit anggaran yang saat ini dialami Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, hal itu dia rasakan di Kabupaten Siak pada 2015 silam sehingga dirinya tidak terkejut dengan masalah yang dihadapi Pemprov Riau saat ini.
"Memang persoalan ini tak bisa dihindari. Sebenarnya persoalan ini pada tahun 2015 sudah kami alami. Tidak ada jalan lain kecuali melakukan rasionalisasi dan efisiensi anggaran," katanya.
Selanjutnya, di samping merasionalisasi dan melakukan efisiensi, yang harus dilakukan evaluasi program kegiatan di masing-masing OPD ketika kondisi keuangan mengalami defisit. Artinya, cukup berpatokan pada program skala prioritas dan tidak prioritas.
"Maka dengan kondisi menurut kami harus dilakukan penghematan di semua OPD sehingga nanti akan ketahuan mana yang merupakan program prioritas yang wajib dimasukan di APBD," jelasnya.
Itu juga termasuk kegiatan yang sudah dimulai pembangunannya, kegiatan bisa saja dilakukan penundaan jika kondisi keuangan tidak memungkinkan.
"Artinya kami harus melihat skala prioritas pembangunan yang mana saja, jadi tidak ada persoalan yang kami hadapi nanti," tandasnya.(rzt)
https://mail.riauhits.com/berita-riau-alami-defisit-anggaran-syamsuar-akui-sudah-rasakan-sejak-2015-di-siak.html
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-riau-alami-defisit-anggaran-syamsuar-akui-sudah-rasakan-sejak-2015-di-siak.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply