Pemetaan BPBD Riau, Karhutla Rawan Terjadi di 188 Desa dari 78 Kecamatan

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Untuk program 100 hari kerjanya, Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Natar Nasution, menaruh perhatian khusus terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Gubernur Riau Syamsuar bahkan akan berkeliling kecamatan untuk mensosialisasikan pencegahan Karhutla.

Terlebih lagi, ia pun telah mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo usai dilantik sebagai Gubernur Riau di Istana Negara kemarin.  Namun, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, dirinya belum mendapat perintah instruksi khusus dari Gubernur Riau terkait pencegahan Karhutla. 

"Instruksi langsung belum karena beliau juga baru dilantik. Tapi kami siap mendampingi beliau ketika ingin turun ke kecamatan atau desa mensosialisasikan pencegahan Karhutla," ucapnya.

Sementara itu, terkait data jumlah desa di Riau yang rawan karhutla, ia menyebut ada 188 desa dari 78 kecamatan masuk zona rawan Karhutla.  Ia menerangkan, pemetaan itu diperoleh dengan indikator survei lapangan bahwa hampir setiap tahun desa-desa itu selalu terbakar jika memasuki musim panas. 

"Jadi, pemetaan ini tujuannya supaya penanganan Karhutla bisa dilakukan lebih maksimal di desa-desa yang rawat Karhutla tersebut, yang setiap tahun selalu terjadi Karhutla," jelas mantan Penjabat Walikota Pekanbaru itu.

Sementara itu, terkait penanganan Karhutla di ratusan desa itu, ia menegaskan bahwa penekanannya lebih kepada meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kalau kami bisa mengatasi kasus Karhutla di 188 desa itu maka luasan lahan terbakar di Riau bisa ditekan," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-pemetaan-bpbd-riau-karhutla-rawan-terjadi-di-188-desa-dari-78-kecamatan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)