Kemeriahan Gelaran Cap Go Meh Pekanbaru, Ribuan Warga Padati Jalan Karet

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Kemeriahan terpancar dalam perayaan Cap Go Meh yang berpusat di Jalan Karet, Kota Pekanbaru, atau disebut Kampung Melayu Tionghoa. Sekitar 5000 warga yang hadir dalam acara penutup perayaan Imlek 2570 tersebut. Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama, Mariyana, perayaan Cap Go Meh memang dihadirkan setiap tahunnya.

Ia menyebut, perayaan tersebut digelar sebagai penutup perayaan Imlek, tepatnya pada malam hari ke-15 Tahun Baru imlek. 

"Antusias warga Pekanbaru sangat bagus sekali. Bahkan, gelaran ini bukan hanya diminati oleh warga Tionghoa saja, tapi juga warga yang berasal dari suku-suku lain yang ada di Pekanbaru. Bahkan, hadir juga dari luar Pekanbaru," ucapnya.

Acara yang juga dihadiri oleh seluruh ormas Tionghoa yang ada di Riau itu, imbuhnya, menyajikan sejumlah pertunjukan seni budaya, yang merupakan sumbangsih dari berbagai ormas Tionghoa, lembaga keagamaan, dan lembaga pendidikan untuk memeriahkan perayaan Imlek di tahun sio Babi Tanah ini. 

Adapun seni budaya itu mencakup berbagai atraksi menarik seperti barongsai patok (di atas tiang besi), barongsai LED, naga ultraviolet, dan lain-lain. Selain itu, untuk pertama kalinya panitia juga menampilkan cosplay dewa-dewa kuno yang diyakini memberikan keberuntungan, usia panjang, dan kesejahteraan, yang disebut Fu Lu Shou, di bawah cahaya 1.888 lampion merah di sepanjang lokasi acara.

Di sisi lain, bagi pencinta fotografi, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas mengikuti lomba fotografi dengan nuansa Cap Go Meh tersebut. Sebagaimana perayaan Cap Go Meh tahun sebelumnya, panitia pada tahun ini juga mengundang kehadiran wali kota Pekanbaru dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru. 

"Kami berharap rangkaian perayaan Imlek ini menjadi salah satu destinasi wisata. Sebab, Imlek bukan merupakan perayaan agama namun perayaan budaya sehingga dapat dinikmati khalayak ramai," jelasnya.

Lebih jauh, ia pun mengharapkan dukungan pemerintah bahkan menyambut baik jika pemerintah menyediakan lokasi yang lebih strategis.

"Semakin tinggi amino masyarakat tentu membuat lokasi semakin sempit. Kami akan menyambut baik jika pemerintah ingin memberikan lokasi yang lebih luas dan tentu dapat menjadi penarik wisatawan untuk berkunjung ke Pekanbaru. Kami ingin gelaran kami ini turut andil dalam menjadikan Pekanbaru sebagai destinasi wisata," tutupnya. 

Ditambahkan Ketua Umum PSMTI Riau, Peng Suyoto, gelaran Cap Go Meh merupakan gelaran rutin yang digelar setiap tahunnya. Memang, imbuhnya, ini merupakan rangkaian dalam perayaan tahun baru Imlek.  

"Ini sudah kami lakukan sejak 18 tahun lalu, di mana setiap gelaran, antusiasme warga selaku bertambah. Ini membuktikan kekompakan, kerukunan antar-beragama dan bermasyarakat semakin terjaga dan harmonis. Kami berharap tahun ini seluruh warga Pekanbaru diberikan keberkahan dan kesuksesan yang berlimpah," ucapnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-kemeriahan-gelaran-cap-go-meh-pekanbaru-ribuan-warga-padati-jalan-karet.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)