BBKSDA Riau Melepasliarkan Ladies dan Temon dari Kandang Transit

Logo
Pelepasliaran dua ekor satwa ke kawasan konservasi yang merupakan habitatnya oleh Balai Besar KSDA Riau pada Sabtu (16/2/2019) lalu.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pelepasliaran ke alam satu jenis satwa dilindungi jenis beruang madu (Helarctos malayanus) serta seekor satwa tidak dilindungi berjenis monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), akhirnya dilakukan oleh dua orang dokter hewan, yaitu drh. Rini Deswita, Dhanang Estu Bagyo, S. Kh. dan satu paramedis bernama Aswar Hadhibina Nasution, A.md.

Adapun satwa masing-masing berjenis kelamin betina dan berumur enam tahun bernama Ladies (Beruang Madu) dan berjenis kelamin jantan dengan umur sekitar 6 tahun bernama Temon (Monyet Ekor Panjang) itu merupakan hasil penyerahan warga di Pekanbaru. Keduanya dilepasliarkan ke alam usai diobservasi dan dirawat di kandang transit di kantor Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Sabtu (16/2/2019) lalu.

Menurut Humas BBKSDA Riau, Dian, sehari-harinya mereka bertugas di klinik transit satwa BBKSDA Riau. Ia menyebut, pelepasliaran satwa ke habitatnya itu turut didampingi Kepala Resort Siak, Rafles Sitinjak.

"Kedua satwa dilepasliarkan dalam kondisi sehat, setelah menjalani observasi dan perawatan di kandang transit satwa BBKSDA Riau," katanya.

Lebih jauh, ia pun mengimbau agar masyarakat ikut serta dalam melestarikan dan menjaga satwa-satwa liar yang ada demi anak cucu nantinya dan kebanggaan bangsa.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-bbksda-riau-melepasliarkan-ladies-dan-temon-dari-kandang-transit.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)