Ini Permintaan DPRD ke Pemko Terkait Keluhan Warga soal Warnet Masih Beroperasi 24 Jam

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Adanya pembiaran beberapa warung internet (warnet) yang buka selama 24 jam meresahkan warga RT 01/RW 08 Kelurahan Padang Bulan, Senapelan, Pekanbaru. Akibatnya, anak-anak usia pelajar tidak pulang-pulang dan berlama-lama bermain di warnet itu.

"Kami resah dengan kondisi ini. Juga heran, padahal sudah ada aturan yang melarang warnet buka 24 jam. Tapi kenapa di sini masih banyak warnet melanggarnya. Kami sebagai orangtua kewalahan mengawasi anak-anak. Pihak warnet juga tidak ikut andil melarang anak usia sekolah masuk hingga larut malam," ujar salah seorang warga Padang Bulan, Maryam, Minggu (2/9/2018).

Adapun keluhan tersebut sudah disampaikannya kepada Anggota DPRD Pekanbaru agar bisa ditindaklanjuti. Bahkan, warga Padang Bulan lainnya pun meminta agar anggota dewan bisa menyampaikan kepada pemerintah supaya pengelola warnet mentaati aturan, baik itu Perda atau Perwako Pekanbaru.

Dia menerangkan, jika dibiarkan, selain kekhawatiran anak-anak, warga dari luar kelurahan itu pun masuk bermain di warnet sehingga meresahkan masyarakat.

"Masuk warnet hingga larut malam, mereka yang datang ke warnet ada yang berpasang-pasangan sehingga sangat meresahkan warga. Kalau tidak disikapi dari sekarang, sampai kapan warnet 24 jam ini dibiarkan beroperasi. Jadi, kami minta ada ketegasan Pemko lah," tegasnya.

Tak hanya di Padang Bulan, warga di daerah lainnya di Kota Pekanbaru pun masih meresahkan keberadaan warnet yang buka 24 jam itu. Misalnya, di warnet di Jalan Delima, Jalan Srikandi, Jalan Paus, dan dan di tempat lainnya. Harapan warga, ada kepastian tentang larangan warnet buka 24 jam.

"Ini terjadi karena kurang tegasnya Pemko melalui penegak Perda-nya," sebutnya.

Menurut Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Yusrizal SH, pihaknya berjanji keluhan masyarakat itu menjadi catatan pihaknya untuk segera ditindaklanjuti. Sebagai langkah permulaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemko melalui Satpol PP Pekanbaru sehingga diharapkan bisa melakukan razia atau penertiban warnet yang buka 24 jam itu. Terlebih, banyak dikunjungi pelajar, termasuk pada jam-jam sekolah.

"Ini kesekian kalinya yang dilaporkan warga ke dewan. Makanya, kami minta juga kepada pengelola warnet untuk bekerja sama. Mereka jangan hanya memikirkan keuntungan, tapi juga dampak untuk ke depannya. Apalagi sampai ada pengunjung yang berpasang-pasangan. Namun, ini dibiarkan saja," ucapnya.

Dia meyakini, Satpol PP bersam tim Yustisi sudah menggelar razia ke warnet. Meski begitu, dia mengakui bahwa itu tidak cukup sekali atau dua kali saja, tetapi harus terus-menerus sehingga warnet yang melanggar Perda menyadari atas kesalahan yang dibuat.

"Hal ini menyangkut masa depan anak-anak, karena kalau hari-harinya dihabiskan di warnet mau jadi apa mereka nantinya. Makanya, mari berpikir positif," harapnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-ini-permintaan-dprd-ke-pemko-terkait-keluhan-warga-soal-warnet-masih-beroperasi-24-jam.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)