Ini Penjelasan Sekko Pekanbaru Terkait Hasil Audit PJU yang Tak Kunjung Dieskpose

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Hasil audit pajak penerangan jalan umum (PJU) yang hingga saat ini belum juga diekspose terus dipertanyakan kalangan DPRD Pekanbaru. Padahal, sudah lebih dari tiga bulan mediasi digelar di Kejari Pekanbaru. Jika audit memang dilakukan, saat ini seharusnya sudah bisa diketahui hasilnya.

"Ada apa ini sebenarnya. Apa sengaja ditutup-tutupi. Kami harap jika memang hasil audit sudah keluar, Pemko segera ekspose dong," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE, Senin (24/9/2018).

Di samping itu, Pemko pun harus memastikan audit itu sebenarnya dilakukan BPKP atau BPK RI. Pasalnya, dalam surat mediasi yang sudah dilakukan, audit harusnya dilakukan BPKP.

"Jadi, jangan sampai salah alamat lah," imbuhnya.

Lebih jauh, dia pun mempertanyakan alasan sebenarnya kenapa begitu lama audit dilakukan karena hal tersebut bisa semakin membebani keuangan daerah. Terlebih, pada tagihan lama, Pemko baru membayar tagihan PLN selama tiga bulan (April, Mei dan Juni), sekitar Rp22 miliar, sedangkan tagihan yang dilayangkan PLN sebesar Rp36 miliar.

"Harus pasti, apakah memang benar perbulan tagihan PJU itu Rp12 juta, lebih atau gimana. Karena Pemko sendiri hanya bisa membayar Rp6-7 miliar per bulan. Kalau audit sudah keluar kan jelas. Karena rentang waktu Bulan Juni hingga September sekarang, harus dibayarkan juga. Jika memakai tagihan lama, maka akumulasi tagihannya semakin membengkak," urainya.

Terkait itu, Sekko Pekanbaru M Noer MBS menerangkan, audit yang dilakukan BPKP hingga sekarang memang belum final. Itu karena ada miskomunikasi antara Pemko dan BPKP.

"Kami sudah coba komunikasi lagi. Kami harapkan tahun ini selesai (audit). Karena sesuai dengan angka yang diterima dan dibayar, tidak ada perbedaan. Sekarang lagi proses," tuturnya.

Sementara itu, ditanyakan soal siapa yang salah karena miskomunikasi itu, M Noer menjawab diplomatis.

"Sebenarnya mis(komunikasi). Tapi yang jelas, untuk sisa hutang sudah kami siapkan, dengan hitungan yang lama, Rp6-7 miliar per bulan. Apalagi ini sudah diperintahkan Pak Walikota, untuk mencari angka yang tidak merugikan semua pihak dan sesuai aturan," tandasnya. (rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-ini-penjelasan-sekko-pekanbaru-terkait-hasil-audit-pju-yang-tak-kunjung-dieskpose.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)