Dinas PUPR Prioritaskan Penambahan Infrastruktur, Anggaran Penanganan Banjir Minim

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Nilai anggaran penanganan banjir yang diplot di Dinas PUPR Pekanbaru untuk 2019 minim karena dalam KUA-PPAS APBD Pekanbaru 2019 yang diterima DPRD Pekanbaru menyatakan bahwa plafon anggaran untuk Dinas PUPR diplot sebesar Rp257,6 miliar. Program yang menelan anggaran paling besar untuk Program Pembangunan Jalan dan Jembatan sebesar Rp124,2 miliar.

Kemudian, Program Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Rp67 miliar yang kemungkinan besar sebagian digelontorkan untuk penambahan sejumlah fasilitas di Perkantoran Pemko di Tenayan Raya. Sementara itu, anggaran penanganan banjir di APBD 2019 belum diketahui pasti besarannya. Sebab, di KUA-PPAS tidak ada tercantum.

Akan tetapi, di mata anggaran Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya dianggarkan Rp12,6 miliar di Dinas PUPR.

"Memang untuk mempercantik perkantoran harus didukung penambahan fasilitas. Namun, perlu diingat, bahwa untuk merealisasikan program tersebut butuh biaya yang sangat besar. Sementara kebutuhan lain yang menyentuh masyarakat masih banyak yang harus diselesaikan,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Herwan Nasri ST.

Secara umum, Komisi IV DPRD Pekanbaru mendukung konsep penambahan sejumlah fasilitas di Perkantoran Pemko di Tenayan Raya. Akan tetapi, dengan keterbatasan anggaran di APBD saat ini, wakil rakyat meminta agar Dinas PUPR membuat skala prioritas. Program penambahan sejumlah fasilitas di Perkantoran Tenayan yang dimaksud, di antaranya membuat taman terbuka di sekitar Perkantoran dengan konsep kantor di dalam taman.

Kemudian, membangun waduk, taman kurma, miniatur rumah adat di Riau, dan rumah burung.

"Kami ingatkan lagi, agar Dinas PUPR lebih bijak dalam menggunakan anggaran di tengah adanya rasionalisasi anggaran yang terjadi saat ini," paparnya.

Lantaran APBD 2019 belum disahkan, dinas diharapkan bisa memetakan kebutuhan mendasar, yang paling dibutuhkan kota ini ketimbang yang direncanakan di Perkantoran itu.

"Itu tadi, masih banyak pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, tapi masih terabaikan. Seperti halnya penanganan banjir, lebih baik porsi anggarannya lebih besar dari pada pembuatan fasilitas kantor," jelasnya.

Untuk diketahui, anggaran Dinas PUPR itu yang terbesar dari semua OPD lainnya di lingkungan Pemko Pekanbaru. Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi mengatakan, penambahan sejumlah fasilitas Perkantoran tersebut, dengan harapan bisa menjadi icon tambahan Kota Pekanbaru sehingga nantinya menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung di kawasan Perkantoran Tenayan Raya.

“Untuk bangunan Perkantoran, sebagian gedung sudah siap, dan sedang dalam tahap finishing. Dalam konsep ini, kami membuat konsep kantor di dalam taman untuk keindahannya," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-dinas-pupr-prioritaskan-penambahan-infrastruktur-anggaran-penanganan-banjir-minim.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)