Cegah Narkoba, BNN Riau dan UIR Kerja Sama

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Universitas Islam Riau diajak bekerja sama dalam mencegah penanggulangan narkoba di Tanah Melayu oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau. Menurut BNN, hingga kini belum ada mahasiswa UIR yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol Drs Untung Subagio dalam silaturrahminya dengan Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL di Gedung Rektorat Universitas Islam Riau Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Selasa siang (9/4/2019),tampak membawa sejumlah staf, yakni Haldun, SH, MH, Iwan Hasyim, dr Laniah Lubis, dan Dina Fibriana.

Sementara dari UIR tampak hadir Kepala BPPA Dr Thamrin S, Dekan Fak Hukum Dr Admiral, Dekan Fisipol Dr Moris Adidi Yogia, Wakil Dekan I FH Dr Surizki Febrianto, Wakil Dekan III Fisipol Dr Kasmanto Rinaldi, Wakil Dekan III FH S Parman, Wakil Dekan I Fisipol Dr Panca S Prihatin, Wakil Dekan II FH Dr Rasyidi Hamzah, dan Kasubag Protokoler Roni Sahindra.

Menurut Untung Subagio, kerja sama BNN-UIR dapat dilakukan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Dikatakannya, pihaknya menyadari, perlu melibatkan perguruan tinggi dalam menunjang tugas-tugas BNN.

"Saya tertarik bekerja sama dengan UIR. Selain universitasnya besar, UIR memiliki mahasiswa yang banyak," ucapnya.

Ia menambahkan, BNN menyadari, tugas pemberantasan narkoba bukan pekerjaan ringan. Terlebih, Provinsi Riau, wilayahnya sangat luas yang terdiri dari daerah pantai. Daerah ini, menurut BNN sangat rentan sebagai pintu masuk narkoba. Pihaknya terus bekerja sama dengan kepolisian melakukan pencegahan narkoba.

"Pencegahan dan pemberantasan narkoba tak bisa dilakukan sendiri oleh BNN tapi harus melibatkan elemen-elemen masyarakat. Terutama mahasiswa dan kampus," tutupnya.

Adapun Rektor UIR Syafrinaldi menyambut positif kerjasama BNN dengan UIR. Menurutnya, kendati selama ini belum ada MoU UIR-BNN, tetapi program pencegahan dini pemakaian narkoba di internal mahasiswa terus dilakukan UIR setiap tahun, khusunya saat dimulainya perkuliahan mahasiswa baru. Setiap tahun ajaran, ujar Rektor, UIR melakukan test urine kepada mahasiswa.

"Bila saat test urine diketahui ada mahasiswa yang positif mengkonsumsi narkoba, ia langsung dikeluarkan," tegas Rektor.

Tak hanya test urine, kampus pun mengundang Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru untuk memberi penyuluhan dihadapan enam ribu mahasiswa. Juga diundang Kapolda, Danrem, dan ulama untuk berbicara masalah-masalah yang terkait dengan bidangnya.

"Ini kami lakukan dalam rangka melakukan pencegahan dini penanggulangan narkoba," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-cegah-narkoba-bnn-riau-dan-uir-kerja-sama.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)