Seorang Guru Terpaksa Mengajar Beberapa Kelas akibat Demo Guru di Pekanbaru
- Senin, 25 Maret 2019
- 930 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Upaya perekrutan calon pengawas TPS Pemilu 2019 masih terus dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau yang sejauh ini diketahui kekurangan sekitar 800-an orang Pengawas TPS. Adapun para pengawas TPS itu nantinya akan ditugaskan ke 17.636 TPS yang tersebar di Riau.
Menurut Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Riau, Neil Antariksa, Bawaslu kesulitan dalam merekrut Pengawas TPS.
"Kendala paling besar adalah banyaknya warga masuk dalam keanggotaan sejumlah ormas yang berafiliasi pada parpol sehingga Panwascam harus bersaing dengan Parpol yang gencar merekrut saksi, begitu juga para caleg," tuturnya, Senin (25/3/2019).
Di antara syarat sebagai Pengawas TPS, terangnya, yakni sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar. Di sisi lain, mayoritas warga baru saja masuk ke dalam organsiasi yang berafiliasi dengan parpol atau menjadi saksi caleg dan capres beberapa bulan belakangan.
"Jauh sebelum tahapan pemilu dimulai, para parpol kan sudah gencar mencari massa dan juga simpatisan serta saksi. Sementara, pendaftaran untuk perekrutan Pengawas TPS oleh Bawaslu baru bisa dibuka pada Februari 2019 lalu," ungkapnya.
Namun, diakuinya, hingga kini Panwascam masih terus lakukan upaya jemput bola mencari pengawas untuk bertugas di TPS yang masih kosong itu nantinya.
(rzt)
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-bawaslu-riau-kekurangan-800-pengawas-tps-untuk17636-tps.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply