4 Puskesmas Pembantu di Pekanbaru Disiapkan untuk Rehabilitasi Pasien Narkoba
- Jumat, 29 Maret 2019
- 911 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Provinsi Riau termasuk di antara enam provinsi target utama pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Wakil Ketua KPK, Dr Laode Muhammad Syarif SH LLM, dalam forum Sarahsehan Kebangsaan di Pekanbaru, Sabtu (30/3/2019).
Menurutnya, Riau termasuk dalam enam provinsi fokus karena berkaca dari tiga gubernur Riau sebelumnya yang terjerat KPK dan banyak kasus korupsi di Bumi Lancang Kuning.
"Enam provinsi fokus KPK itu adalah Aceh, Papua, Papua Barat, Riau, Sumut, dan Banten," ucapnya.
Dipaparkannya, ketika Gubernur Riau, Syamsuar, dan Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution, dilantik, keduanya mendatangi lembaga antirasuah.
"Kami bilang sama gubernur Riau, kami tak punya niat lagi memenjarakan gubernur Riau. Kan sudah tiga kali, kalau terjadi lagi seakan-akan pencegahannya gak jalan. Masa ada gubernur keempat di KPK berturut-turut, semoga tak terjadi," tuturnya.
Di antara pihak yang dapat mengawasi agar tak terjadi lagi kasus-kasus korupsi, imbuhnya, yakn orang-orang intelektual yang fokus pada forum forum seperti yang diadakan Gerakan Suluh Kebangsaan tersebut.
"Yang bisa mengawasi gubernur dan DPRD adalah para tokoh yang ada di Riau ini. Tapi kalau kami juga bagian dari permainan, anak cucu Riau ke depan akan kasihan dan kacau," jelasnya.
Ia menambahkan, semua orang benci korupsi. Di sisi lain, upaya pemberantasan korupsi itu sudah ada dari dulu dan ke depan harus lebih ditingkatkan.
"Saya ingatkan sekali lagi, jangan sampai jadi gubernur keempat Riau yang meneruskan tiga gubernur sebelumnya," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-wakil-ketua-kpk-di-pekanbaru-riau-masuk-6-provinsi-fokus.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply