Jalan Lintas Bantan Tengah Muntai Makan Korban, Kemane Nak Mengadu?
- Jumat, 10 Agustus 2018
- 1052 likes
Bagan Sinembah Sebagai Pilot Project BPN Launching Pemasangan Tanda Batas PTSL
- Sabtu, 04 Agustus 2018
- 1052 likes
RIAUHITS.COM (BAGANSIAPIAPI) - Wacana tentang pembentukan Propinsi Riau Pesisir, masih menjadi perdebatan hangat seiring dengan menguatnya desakan agar propinsi baru tersebut dapat dibentuk guna percepatan pembangunan di daerah pesisir yang relatif tertinggal dibandingkan daratan.
Padahal seluruh kabupaten/kota yang merupakan pesisir ini adalah penyangga utama karena faktor sumber daya alam yang melimpah mulai dari sektor Minyak dan Gas (Migas), perkebunan, pertanian dan lain-lain.
Analisa tentang Peluang dan Tantangan pada pembentukan Riau Pesisir ini diwacanakan kembali oleh PC GP Ansor Rohil yang dikemas dalam bentuk kegiatan dialog melibatkan sejumlah organisasi lintas, tokoh ulama, masyarakat, dan praktisi. Hadir sebagai narasumber Cutra Andika SH, Agus Salim SHI. Kegiatan turut dihadiri dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Kamis (9/8) di Bagansiapiapi, kemarin.
Pada sambutannya, Surya Arfan mengungkapkan wacana pembentukan Riau Pesisir merupakan sesuatu yang telah cukup lama terdengar. "Dulu bahkan pernah dibahas di DPRD Riau," katanya.
Ia menilai dapat memahami dengan baik mengenai didengungkannya kembali agar Riau Pesisir terbentuk. Secara peraturan, Undang-Undang (UU) terangnya untuk pemekaran daerah bukan merupakan sesuatu yang dilarang tapi sudah diatur sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Payung hukumnya adalah UU Nomor 23 tahun 2014 tentang PemerintahanDaerah.
Lebih lanjut ia mengapresiasi kegiatan yang ditaja PC Ansor sebagai langkah membuka ruang diskusi secara bersama-sama terlebih menjadi partisipasi aktif mendorong terciptanya iklim dialog yang mengedepankan kultur keilmuan di daerah.
Narasumber Cutra Andika mengemukakan untuk pembentukan Riau Pesisir bukan merupakan sesuatu yang mustahil. Bahkan terangnya jika seluruh persyaratan telah dilengkapi maka tidak ada alasan bagi pemerintah pusat untuk tidak menyetujui terbentuknya propinsi yang baru. Sementara narasumber Agus Salim mengatakan pembentukan Riau Pesisir sudah merupakan sesuatu yang tepat.
Salah satu dasarnya dengan melihat kondisi pembangunan di daerah yang perlu dipacu lebih kencang lagi. Kenyataannya tambah Agus, pembangunan di daerah pesisir jauh tertinggal, padahal merupakan daerah penghasil dan penyumbang pendapatan terbesar bukan hanya di tingkatan propinsi tapi juga nasional.
Ketua GP Ansor Mukim Prayoga menuturkan kegiatan itu dilaksanakan sebagai respon atas kian berkembangnya wacana Riau Pesisir belakangan ini.
"Saya mencermati pemberitaan dan media sosial yang ada, bahwa wacana ini kian menguat sehingga tak ada salahnya jika dilakukan dialog bersama melibatkan terutama pemuda," katanya. Ia menambahkan telah berkomunikasi dengan sejumlah pengurus GP Ansor di kabupaten/kota yang ada dan umumnya menyambut baik kegiatan yang digelar tersebut. (izl)
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-pc-ansor-sebagai-langkah-membuka-dialog-riau-pesisir-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply