MUI Riau: Pemimpin yang Dipilih Harus Berpedoman kepada Alquran

Logo
Masjid Agung Annur Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Nazir Karim, menyampaikan sejumlah nasihat terkait Pemilu yang beberapa hari lagi akan dilaksanakan pada penghujung kegiatan Munajat 212 untuk Keselamatan Bangsa di Masjid Raya Annur, Sabtu (13/4/2019). Nasihat itu, antara lain, istikamah untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan terhadap Indonesia.

"Bangsa kami ini menerima nikmat luar biasa dari Allah. Untuk itu, kami harus istikamah menjaga bangsa, salah satunya dengan kesaksian kami ikut memilih pemimpin," katanya.

Dalam memilih seorang pemimpin, terangnya, umat Islam harus menjadikan Alquran sebagai pedoman, termasuk juga pemimpin yang akan dipilih sendiri harus menjadikan Alquran sebagai petunjuknya menjalankan kepemimpinan.

"Pilihlah pemimpin yang menjadikan Alquran sebagai imam karena Alquran adalah petunjuk. Maka bangsa ini akan diselamatkan Allah," paparnya.

Ulama Riau, Ustaz Alaidin Koto, menyatakan hal senada. Menurutnya, suatu hal yang aneh jika agama dipisahkan dari negara karena kemerdekaan Indonesia sendiri tidak bisa dipisahkan dari peranan ulama.

"Yang menyusun Pancasila itu ulama. Jadi, jangan pernah dipertentangkan keduanya," ucapnya.

Lebih jauh, ia pun mengajak agar masyarakat memilih pemimpin yang terbaik pada 17 April mendatang. Di samping itu, ia meminta masyarakat mendoakan negara ini agar tetap selamat.

Para ulama dalam kesempatan itu juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Kendati berbeda pilihan, tidak menjadi alasan untuk berpecah belah.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-mui-riau-pemimpin-yang-dipilih-harus-berpedoman-kepada-alquran.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)