Wali Kota Pekanbaru dan Kadisdik Tinjau Pelaksanaan UN di SMP 01 dan SMP 10
- Senin, 22 April 2019
- 1236 likes
Proses Panjang Pemilu 2019 Renggut Lima Nyawa Penyelenggaranya di Riau
- Senin, 22 April 2019
- 1236 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pembukaan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Pekanbaru, Riau, tepatnya di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Jalan Hangtuah No 218, Rejosari, Tenayan Raya, Pekanbaru, digelar oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) pada Senin (22/4/2019) pagi.
KLT itu menjadi yang keempat setelah sebelumnya BSN meresmikan KLT di Kota Makassar, Palembang, dan Bekasi. Menurut Kepala BSN, Bambang Prasetya, Pekanbaru merupakan tempat yang sangat strategis.
"Sebagai salah satu sentra ekonomi terbesar di Pulau Sumatera dengan tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi, potensi industri serta UKM di Pekanbaru sangat luar biasa," katanya selepas peresmian.
Kehadiran KLT BSN, imbuhnya, akan membantu para pelaku usaha di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Dengan menerapkan SNI, produk-produk yang ada di Provinsi Riau dapat lebih berdaya saing di pasar nasional dan global," jelasnya.
Ia menyebut, jumlah industri penerap SNI di Indonesia hingga kini adalah 13.819 industri, sedangkan di Pulau Sumatera jumlahnya adalah 230 industri. Adapun di wilayah Pekanbaru, Riau, dan sekitarnya jumlahnya mencapai 30 industri.
"Di Provinsi Riau juga telah terdapat 23 Laboratorium uji dan 1 UPT Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Disperindag Provinsi Riau. Dengan adanya potensi tersebut, BSN berkomitmen untuk mendekatkan diri kepada para stakeholder di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya dengan mendirikan KLT di Pekanbaru," paparnya.
Dengan adanya KLT, kata dia lagi, masyarakat di Pekanbaru dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses informasi, berkonsultasi, mengusulkan SNI sesuai kebutuhan daerah, serta mengusulkan pembinaan SNI bagi UKM. Tak hanya itu, diharapkan jumlah industri dan UKM yang menerapkan SNI di wilayah ini akan semakin meningkat.
Diketahui, KLT di Pekanbaru juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan terkait standardisasi dan penilaian kesesuaian kepada masyarakat. Terlebih, provinsi Riau memiliki produk-produk unggulan seperti kelapa sawit, sagu, kopi, serta karet. Semua itu tentu harus melalui standardisasi agar dapat berdaya saing.
Di sisi lain, menurut Gubernur Riau, Syamsuar, pihaknya menyambut baik peresmian KLT oleh BSN.
"Kami ucapkan terima kasih kepada BSN karena sudah menetapkan KLT di Pekanbaru, Riau. Ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh UKM-UKM kami di Riau. Terlebih salah satu program 5 tahun kami ke depan adalah perhatian terhadap UKM. Jadi, ini sangat kami sambut baik," kata gubernur.
Gubernur pun berharap tempat tersebut dapat digunakan oleh UKM Riau untuk belajar dan produk UKM Riau mampu memiliki standar yang diakui oleh nasional dan internasional.
"Dengan demikian, diharapkan nanti pertumbuhan ekonomi lebih maju di sini, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi, sekarang sudah nggak jauh-jauh lagi ngurus produk berstandar karena sudah ada di Pekanbaru," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-kantor-layanan-teknis-bsn-di-pekanbaru-diresmikan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply