Jalur Mudik Sumbar-Riau Masih Rawan Longsor

Logo

RIAUHITS.COM (PEKANBARU) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, M. Yasir yang mengungkap kerawanan di Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar).

Jalur ini selalu padat saat arus mudik Lebaran.

Yasir menyebutkan, titik Jalan Riau-Sumbar yang rawan longsor mulai dari Desa Merangin Kecamatan Kuok sampai perbatasan Riau-Sumbar di Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Pokoknya di sepanjang jalan yang di sisinya ada tebing," katanya kepada saat dilansir Riauhits.com, Rabu (30/5/2018).

Yasir menjelaskan, kerawanan paling besar diperkirakan di titik yang sudah pernah longsor.

Misalnya di Kilometer 78 Desa Merangin Kecamatan Kuok yang longsor pada 19 April lalu. Selain itu di beberapa titik lainnya.

"Kalau sudah pernah longsor, berarti struktur tebingnya sudah menurun," ujar Yasir.

Kerawanan akan bertambah jika intensitas hujan meningkat.

Pihaknya mendapat informasi dari prakiraan BMKG bahwa curah hujan di Kampar relatif tinggi sampai beberapa bulan ke depan.

Selain curah hujan, maraknya aktivitas penambangan batu secara liar di tebing juga pemicu longsor.

Terbukti dari kasus longsor yang pernah terjadi. Titiknya selalu di lokasi tambang.

Yasir mengakui, titik longsor memang tidak bisa diprediksi. Apalagi dicegah.

Sejauh ini, upaya yang bisa dilakukan adalah penanggulangan.

Unit-unit yang berwenang diproyeksi cepat terjun untuk menormalisasi lokasi longsor.

"Kita punya Tim Reaksi Cepat bersama instansi lain. Begitu ada longsor, langsung terjun ke lokasi," kata Yasir.

Alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kampar disiagakan di lintas Riau-Sumbar.***



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-jalur-mudik-sumbarriau-masih-rawan-longsor.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)