Pemilu 2019 di Pekanbaru Kondusif, Kapolda Lanjut ke Inhil dan Pelalawan
- Rabu, 17 April 2019
- 980 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Komitmen Gubernur Riau H Syamsuar untuk melakukan konversi Bank Riau Kepri (BRK) menjadi bank syariah mendapat dukungan dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Riau. Meski begitu, IAEI Riau sendiri masih mempertanyakan keseriusan Dirut BRK Irvandi Gustari dan timnya dalam melakukan konversi dimaksud.
"Kami tahu gubernur Syamsuar sebagai pemegang saham utama BRK sudah ada komitmen untuk mengembangkan ekonomi syariah dalam bentuk konversi dari model bisnis bank umum menjadi syariah. Namun, apakah komitmen ini disambut dengan sepenuh hati atau setengah-setengah saja oleh Dirut dan timnya?" tanya Sekretaris DPW IAEI Riau, Boy Syamsul Bahri.
Ia menilai, apabila dilihat dari rekam jejak Irvandi Gustari selama ini, sebelum Syamsuar menjadi Gubernur Riau, Irvandi cenderung ingin spin off BRK, tak mau konversi. Akan tetapi, ketika Syamsuar terpilih sebagai Gubernur Riau yang baru, Irvandi tiba-tiba berubah mendukung konversi.
"Kami bisa tahu dari rekam jejak Dirut dan timnya. Dulu, ternyata Dirut hanya mau spin off, tak mau konversi. Sekarang, ketika Syamsuar pegang kepemimpinan, dia (Irvandi) pun merespons dengan cepat untuk melakukan konversi," tegasnya.
Karena itu, ia mempertanyakan cepatnya respons Irvandi atas keinginan Syamsuar untuk konversi tersebut.
"Dirut awalnya tidak mau konversi lalu tiba-tiba mau. Apa perubahan cepat itu sudah didukung dengan studi kelayakan konversi bank syariah atau belum. Kalau sudah ada studi kelayakannya, ya, silakan dilanjutkan. Kalau belum ada, itu bahaya sekali," ungkapnya.
Terkait Irvandi bakal habis jabatan pada 22 April 2019 ini, ia memandang silakan saja Irvandi untuk mengikuti fit and proper tes direksi lagi.
"Ya, kami objektif saja. Kalau memang ia mau ikut seleksi Dirut lagi, ya, silakan. Tapi sebaiknya, antara direksi, komisaris, dan pemegang saham bank itu harus sehati supaya target perusahaan bisa dicapai dengan baik," tuntasnya.
Menanggapi konversi dimaksud, Irvandi menegaskan bahwa dirinya sudah menyiapkan kajian tentang itu.
"Saya sudah siapkan semua kajian. Dan saya lihat (konversi) lebih mudah karena kami sudah punya produk (syariah) semua dan asetnya sudah saya naikkan dua setengah kali lipat," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://mail.riauhits.com/berita-iaei-riau-pertanyakan-keseriusan-dirut-brk-terkait-konversi-ke-syariah.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply