Diperkirakan Naik 8,7 Persen, RAPBD Pelalawan 2019 Segera Disahkan

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PANGKALAN KERINCI - Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Jumat (16/11/2018) lalu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2019 diperkirakan naik dibanding APBD 2018.

Hal itu membuat prediksi pemerintah daerah akan penurunan anggaran meleset. Adapun APBD diprediksi naik sekitar 8,7 persen dari 2018. Kondisi itu terbalik dengan perkiraan Pelalawan yang menyatakan anggaran 2019 jutsru lebih turun lagi daripada 2018. Bahkan, hal itu sering disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris dalam setiap sambutannya dan sejumlah pertemuan atupun acara.

"Dalam rancangan APBD tahun 2018, anggaran meningkat sekitar Rp200 miliar lebih atau 8,7 persen. Angka itu setelah dilakukan perhitungan secara detail," kata Syahrul Syarif selaku Sekretaris TAPD Pelalawan.

Diterangkannya, besaran anggaran sesuai dengan Ranperda RAPBD 2019 mencapai Rp1,38 triliun, ditambah dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) berkisar Rp218 miliar. Apabila ditotal mencapai Rp1,6 t, naik Rp200 m lebih dari APBD 2018 yang hanya Rp1,4 t. Dalam rapat finalisasi Banggar DPRD dengan TAPD Pelalawan, pembahasan mulai mengerucut dan diperkirakan RAPBD 2019 dalam waktu dekat akan disahkan.

Adapun pembahasan antara Komisi DPRD dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra tidak dilaksanakan lagi sebelum pengambilan keputusan. Sebab, komisi dengan OPD mitra kerja sudah mengulas secara rinci pada pembahasan KUA-PPAS beberapa waktu lalu.

"Ini tinggal pengambilan keputusan saja lagi. Di KUA-PPAS komisi-komis dan OPD sudah membahas secara rinci. Jadi tinggal keputusan dari Bangar dan TAPD saja," jelas kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu.

Ditambahkan Sekretaris Bappeda Pelalawan, Edy Surya, prediksi berkurangnya anggaran beberapa waktu lalu disebabkan penyusunan KUA-PPS di luar perhitungan DAK dan hanya bersifat estimasi awal saja. Ternyata dua pekan terakhir ada penambahan dana perimbangan seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID), Dana Desa (DD), serta Anggaran Dana Desa (ADD).

"Sebenarnya pemda atau pak bupati tak salah jika menyampaikan pengurangan anggaran. Karena estimasi kita hanya berpatok dari anggaran 2018 saja. Ternyata ada penambahan pada 2018 dan itupun tak signifikan," katanya.

Di sisi lain, menurut Ketua DPRD Pelalawan, Nasarudin SH MH, pengesahan RAPBD 2018 akan digelar secepatnya. Pasalnya, pembahasan bersama TAPD hampir final dan tinggal merampungkan beberapa item saja. Akan tetapi, pihaknya masih mencari waktu yang tepat dalam mengesahkan anggaran tersebut.

"Memang tahun ini lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Karena prosesnya dimulai lebih awal. Dalam waktu dekat akan kami sahkan," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-diperkirakan-naik-87-persen-rapbd-pelalawan-2019-segera-disahkan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)