Bangun PLTSa, Pemko Pekanbaru Temui Menko Maritim

Logo
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta bantuan bantuan Pemerintah Pusat terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di wilayah Kota Pekanbaru mengingat jumlah sampah di Pekanbaru yang mencapai 1106,19 ton per hari. Untuk memantapkan pembangunan PLTSa tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus didampingi Kepala DLHK Zulfikri dan Kepala Bappeda Pekanbaru Ahmad Ismail, mendatangi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk mempersiapkan data-data pendukung terkait rencana pembangunan PLTSa.

“Adapun dasar pengajuan permohonan ini yakni Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, tentang Percepatan Program Pembangunan PLTSa, di mana Pemerintah Pusat dapat memberikan bantuan Biaya Layanan Pengelolaan Sampah (BLPS) ke Pemerintah Daerah,” ucapnya, Selasa (16/4/2019).

Ia menerangkan, usulan yang disampaikan Pemko Pekanbaru mempertimbangkan beberapa hal, antara lain, Kota Pekanbaru sebagai kota strategis dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan populasi tertinggi di Pulau Sumatera. Dengan jumlah penduduk 1,1 juta jiwa (tahun 2018), menghasilkan sampah lebih dari seribu ton per hari. 

“Dengan alasan ini, Kota Pekanbaru memiliki potensi yang cukup besar menyediakan bahan baku sampah untuk dijadikan listrik melalui PLTSa,” paparnya.

Usulan percepatan pembangunan PLTSa di Kota Pekanbaru itu sendiri disambut baik oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim bersama daerah lainnya, yakni Pemerintah Kota Medan.  Dalam pertemuan itu, turut hadir Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengambangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS.

Hadir juga Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Direktur Sektor Energi dan Ketenagalistrikan Komite Percepatan dan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Adapun PLTSa merupakan pembangkit listrik thermal dengan uap supercritical steam dan berbahan bakar sampah atau gas sampah methan.

Pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah ini menggunakan teknologi proses thermal incinerator atau pembakaran. Sebelum Kota Pekanbaru, PLTSa telah dibangun di beberapa daerah diantaranya PLTSa Benowo Surabaya dan PLTSa Bantar Gebang Jawa Barat. Dengan adanya PLTSa ini, sampah di Kota Pekanbaru nantinya dapat menjadi sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik menggunakan cara gasifikasi, pyrolysis, dan incinerator.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://mail.riauhits.com/berita-bangun-pltsa-pemko-pekanbaru-temui-menko-maritim.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)